Asam dan Basa
asam adalah yang memiliki sifat korosif (dapat merusak logam), dapat memerahkan lakmus biru, memiliki nilai PH kurang dari 7.sedangkan basa adalah yang memiliki sifat kaustik, dapat membirukan lakmus merah, memiliki PH lebih dari 7.
Teori asam dan basa
1. Teori arrhenius (1884)
Mendefinisikan asam hanya senyawa yang menghasilkan ion hidrogen (H+) jika di larutkan dalam air. Dan basa adalah senyawa yang menghasilkan ion hidroksida (OH-) jika di larutkan dalam air.
2. Teori Brosted-Lowry
Asam adalah molekul atau ion yang memberikan proton (donor proton), yaitu ion H+. Basa adalah molekul atau ion yang menerima proton ( akseptor proton).
CH3COOH + H2O → H3O. + CH3COO-
(asam) (Basa). (asam konjugasi). (basa konjugasi)
3. Teori Lewis
Menurut lewis, asam adalah senyawa yang dapat menerima pasangan elektron, sebaliknya basa adalah senyawa yang memberikan pasangan elektron.
Asam -> donor
Basa -> akseptor
Sifat asam dan Basa
a. Ionisasi dalam air
Air murni adalah larutan non elektronik,artinya tidak memiliki ion ion yang dapat mengantarkan arus listrik. Tetapi dari hasil pengukuran alat uji elektrolit yang tepat, air murni menunjukan sifat elektrolit nya walaupun sangat lemah.
H2O(i) → H+(aq) + OH- ( aq)
Reaksi ionisasi adalah reaksi kesetimbangan maka harga tetapan kesetimbangan dari reaksi ionisasi :
K : [H+] [OH-] / H2O
Namun, karena konsentrasi ion yang di hasilkan air sangat sedikit,jadi tidak di anggap, maka persamaan nya menjadi
Kw : [H+] [OH-]
Semakin tinggi suhu pengukuran, harga kw semakin besar. Pada suhu 25°C harga kw 10-¹⁴. dalam air murni konsentrasi H+ : OH- , dari persamaan tetapann kesetimbangan air dapat di hitung besarnya konsentrasi H+ dan OH-
Kw. : [H+] [OH-]
: [H+] [H+]
: [H+]²
10-¹⁴ : [H+]²
√10-¹⁴ : [H+]
10-7. : [H+]
Jadi, konsentrasi H+ dan OH- pada suhu 25°C dalam air murni masing masing adalah 10-7 M
Kekuatan asam basa
Asam kuat dan basa kuat
Asam kuat dan basa kuat akan terionisasi sempurna dalam air. Reaksi ionisasi asam kuat dan basa kuat adalah reaksi kesudahan, secara umum reaksi ionisasi asam kuat dan basa kuat dapat di rumuskan :
HA(aq) → H+(aq) + A- (aq)
Maka :
[H+] : M × HA
[H+] : M × valensi asam
[OH-] : M × valensi basa
Keterangan : M : konsentrasi asam dan basa
Valensi asam : banyaknya ion H+
Valensi basa : banyaknya ion OH-
Asam lemah dan basa lemah
Asam lemah dan basa lemah akan terionisasi sebagian. Reaksi ionisasi asam adalah kesetimbangan.
Persamaan ionisasi asam :
HA(aq) → H+(aq) + A- (aq)
Jadi,
Ka : [H+] [A-]/ [HA
Pada persamaan ionisasi asam [H+] : [A-]
Ka : [H+] [A-]/[HA]
↓
Ka × HA : [H+] [H+]
Ka × HA : [H+]²
√ka × M : [H+]
√kb × M : [OH-]
Keterangan : ka : tetapan ionisasi asam
Kb : tetapan ionisasi basa
M : konsentrasi asam / basa
Asam kuat : HI, HCl, HBr, HClO4, HNO3, H2SO4.
Asam lemah : HF, HCOOH, CH3COOH, dan lain lain
Basa kuat : (gol IA dan IIA) + OH
Basa lemah : NH3, N2H2,dan lain lain
b. Derajat keasaman
Ukuran keasaman atau kebasaan suatu larutan ditentukan dari konsentrasi ion hidrogen, untuk memudahkan pengukuran konsentrasi ion hidrogen dinyatakan dalam pH ( pangkat hidrogen), dengan rumus :
Untuk mencari pH asam :
pH : -log [H+]
Untuk mencari pH basa :
pOH : -log [OH-]
pH : 14 - pOH
c. Indikator asam dan basa
Indikator asam basa adalah suatu zat yang memberikan warna tertentu pada pH larutan tertentu. Indikator asam basa yang biasa di gunakan di laboratorium adalah kertas lakmus
Indikator selain kertas lakmus :
Daftar pustaka :
Suwardi, soebiyanto, Th. Eka widasih (2009) panduan pembelajaran kimia 11 untuk SMA dan MA. Jakarta : CV karya mandiri nusantara.
Ensiklopedia kimia 3



Mantap
BalasHapus👍👍👍
BalasHapusJazakillahkhoiran ilmunya
BalasHapusAlhamdulillah, bermanfaat sekali
BalasHapus